Friday, July 30, 2021

SHALAT JUM’AT

SHALAT JUM’AT

shalat jumat

Dalil Shalat Jum'at

Shalat jum’at merupakan kewajiban yang Allah perintahkan di dalam Al-Quran ;

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَوٰةِ مِن يَوۡمِ ٱلۡجُمُعَةِ فَٱسۡعَوۡاْ إِلَىٰ ذِكۡرِ ٱللَّهِ وَذَرُواْ ٱلۡبَيۡعَۚ ذَٰلِكُمۡ خَيۡرٞ لَّكُمۡ إِن كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ 

Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”

Rasulnya x juga mengancam bagi orang yang sengaja tanpa udzur meninggalkan shalat jumat 3 kali berturut-turut, bahwa Allah akan menutup hatinya dan di hadits lain dikatakan sebagai orang yang munafiq.

من ترك الجمعة ثلاثا من غير ضرورة طبع الله على قلبه (رواه ابن ماجه)

“Barangsiapa meninggalkan shalat Jumat tiga kali tanpa ada udzur dan alasan, niscaya Allah telah menutup hatinya."

من ترك الجمعة ثلاثا من غير عذر، فهو منافق‏ (رواه ابن حبان)

“Siapa yang meninggalkan (shalat) Jum’at sebanyak tiga kali tanpa ada udzur (alasan yang dibenarkan oleh syara), maka ia adalah orang munafiq

 

Syarat Wajib Shalat Jum’at

Makna dari syarat wajib shalat jum’at adalah ketika anda sudah memenuhi kriteria tertentu, maka anda dibebani hukum taklifi untuk melaksanakan shalat jum’at. Dan akan ada sanksi/hukuman/dosa dari Allah jika anda meninggalkan shalat jum’at. Adapun syarat wajib shalat jum’at adalah ;

  • 1.       Islam (dengan mengucap dua kalimat syahadah)

Catatan : *ketika anda kafir, maka sanksi/hukuman/dosa menjadi berlipat. Dosa karena kafir, dan dosa karena tidak shalat.

  • 2.       Sudah dewasa (baligh – ditandai dengan mimpi basah bagi lak-laki dan haidh bagi wanita)
  • 3.       Berakal sehat (dapat membedakan mana yang hak dan bathil dan tidak gila)
  • 4.       Merdeka (bebas dari ancaman apapun)
  • 5.       Laki-laki
  • 6.   Sehat badan (sehat dalam arti penyakit tersebut tidak menggangu dirinya dan orang lain dalam melaksanakan shalat jum’at)
  • 7.       Menetap (berdomisili di tempatnya, tidak bepergian/musafir)

Ketika seseorang telah mendapatkan 7 kriteria di atas, maka secara otomatis ia diwajibkan untuk melaksanakan shalat jum’at. Kecuali untuk musafir (orang yang bepergian), walaupun ia sedang bepergian, jika ia sudah menetap 3 hari di daerah tertentu, dalam suatu pendapat maka wajiblah ia shalat.

 

Syarat Sah Shalat Jum’at

Syarat-syarat dalam sahnya mengerjakan shalat jum’at adalah ;

  • 1.       Adanya tempat tertentu. (mesjid, tanah lapang, tempat-tempat yang baik untuk melaksanakan shalat baik di desa maupun kota)
  • 2.       Orang-orang yang berjama’ah harus 40 orang yang mukallaf, laki-laki dan muqim.
  • 3.       Dilaksanakan di waktu dzuhur

 

Fardhu Shalat Jum’at

Adapun fardhu shalat jum’at ada 3, Sebagian para ulama menggambarkan bahwa fardhu shalat jum’at sama dengan syarat-syarat jum’at ;

  • 1.  Dua khutbah yang dilakukan dengan berdiri. (seandainya sang khotib tidak mampu berdiri dan ia melakukan khutbah dengan duduk atau berbaring, maka hukum shalat jum’atnya sah dan boleh mengikut khotib. Dan hendaklah sang khotib, memisahkan antara dua khutbah dengan berdiam diri, tidak tidur berbaring)
  • 2.   Duduk di antara dua khutbah (Imam Mutawalli berpendapat, bahwa lama/ukuran duduk antara dua khutbah adalah sebagaiman lamanya tuma’ninah dalam duduk di antara dua sujud.
  • 3.      Shalat jum’at harus dikerjakan dua raka’at dalam suatu jama’ah (setelah selesai melaksanakan khutbah)

 

Sunnah Shalat Jum’at

Adapun beberapa sunnah ketika kita ingin melaksanakan shalat jum’at adalah

  • 1.     Mandi dengan niat untuk shalat jum’at (jika tidak bisa mandi karena suatu hal, maka bertayamummlah dengan niat mandi karena hendak shalat jum’at).
  • 2.     Membersihkan tubuh (dengan menghilangkan segala bau yang tidak sedap, bisa dengan cara memakai minyak wangi).
  • 3.      Memakai pakaian yang putih (karena pakaian putih adalah sebaik-baik warna pakaian).
  • 4.       Memotong kuku dan rambut yang sudah panjang (demikian juga dengan rambut ketiak, kumis, dan rambut sekitar alat kelamin).

 

Sumber :

-           Al-quran dan hadits

-           kitab fathul qorib pasal shalat jum’at

 

والله أعلم

Advertisement
Advertisement

Thursday, July 29, 2021

HUKUM MEMBELI MISTERI BOX DI TOKO ONLINE/OFFLINE

HUKUM MEMBELI MISTERI BOX DI TOKO ONLINE/OFFLINE

misteri box


Pernahkah anda membeli misteri box di toko-toko online??

Apakah anda tahu apa itu misteri box??

Dan apakah anda tahu apa membeli hukum membeli barang misteri box??


Mari kita cari tahu hukum membeli misteri box..

Advertisement
Advertisement

POHON SAHABI – شجرة صحابية (SAHABAT NABI YANG MASIH HIDUP)

POHON SAHABI – شجرة صحابية (SAHABAT NABI YANG MASIH HIDUP)

pohon sahabi (sahabat nabi yang masih hidup)


Pohon ini disebut juga dengan “sahabat nabi yang masih hidup”, dikarenakan di pohon ini Nabi x pernah bersandar saat ikut berniaga bersama pamannya. Usia pohon ini telah berusia 1400 tahun lebih. Pohon ini lah yang menjadi saksi atas ketangguhan seorang remaja 12 tahun dalam berniaga bersama pamannya Abu Thalib dari Mekkah menuju Syam yang bernama Muhammad.

Ketika berteduh di bawah pohon di wilayah Busyro, seorang pendeta Yahudi bernama Buhairo yang tidak tinggal jauh dari pohon itu, mengenali tanda-tanda kenabian Baginda Muhammad x berdasarkan kitab Taurat dan Injil yang ia baca. Sehingga Pendeta Buhairo berpesan kepada Abu Thalib untuk merahasiakan berita tersebut serta menyarankan kepada Abu Thalib untuk memulangkan baginda Nabi ke Mekkah, karena khawatir akan keselamatan Nabi atas fitnah yang dilancarkan kaum Yahudi. Maka, Abu Thalib pun mengikuti saran tersebut dan memulangkan baginda Nabi ke kota Mekkah.

Pohon ini terletak di tengah padang pasir bernama Buqo’awiyya di Jordan. Daerah Busyro berdekatan daerah Syiria. Walaupun hanya sebuah pohon, namun pohon ini pernah menyentuh kulit Nabi x. sehingga, cukuplah pohon ini menjadi jawaban dan bukti atas mereka yang menafikan keberkahan pada di Nabi x serta mendustakan beliau.

Lihatlah!! Dengan keberkahan baginda Nabi x, pohon ini masih tetap berdiri tegak di atas hamparan padang pasir yang gersang.

Terkadang, pohon ini mengerluarkan air di bawahnya. Menariknya lagi, selepas melewati kota di bagian Barat Laut Arab Saudi hingga ke kota Bushro sejauh 500km, tidak ada satupun pohon yang mampu hidup apalagi bertahan lama sebagaimana pohon sahabi ini. T Sungguh beruntung engkau!!! Engkau telah menjadi saksi Rasulullah.

 

صلى الله على محمد و سلم
صلى الله على محمد و سلم
صلى الله على محمد و سلم

lihat video untuk lebih jelas!!

POHON SAHABI - SAHABAT NABI SAW YANG MASIH HIDUP

 

Advertisement
Advertisement

Wednesday, July 28, 2021

BEKAL SEBELUM KEMATIAN

BEKAL SEBELUM KEMATIAN

bekal kematian

Mengawali tulisan kali ini, mari kita sejenak membaca Kalam Allah

كُلُّ نَفۡسٖ ذَآئِقَةُ ٱلۡمَوۡتِۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوۡنَ أُجُورَكُمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِۖ فَمَن زُحۡزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَأُدۡخِلَ ٱلۡجَنَّةَ فَقَدۡ فَازَۗ وَمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلۡغُرُورِ 

185.  Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.

 

Kematian adalah niscaya/kepastian, sampai kepada seluruh jiwa. Oleh karenanya, kita wajib menyiapkan bekal kita dalam menghadapi kematian.

Pertama ; TAQWA.

Al-Quran telah menjelaskan kepada kita bahwa sebaik-baik bekal adalah Taqwa, yaitu melaksanakan apa-apa yang diperintahkan dan menjauhi serta meninggalkan apa-apa yang dilarang.

وَتَزَوَّدُواْ فَإِنَّ خَيۡرَ ٱلزَّادِ ٱلتَّقۡوَىٰۖ وَٱتَّقُونِ يَٰٓأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِ 

197. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.

Abu Hurairah 4 sakit menjelang wafatnya menangis. Ketika ditanya, ia menjawab : “aku menangis bukan karena memikirkan dunia, melainkan karena membayangkan jauhnya perjalanan menuju negeri akhirat. Aku harus menghadap Allah 9 , Tuhan yang maha kuasa. Aku pun tak tahu, perjalananku ke surga tempat kenikmatan atau ke neraka tempat penderitaan.”

Lalu ia berdoa : “ya Allah, aku merindukan pertemuan dengan-Mu, kiranya Engkau berkenan menerimaku, segerakanlah pertemuan ini!”. Tak lama berselang, Abu Hurairah berpulang ke Rahmatillah.

 

Kedua ; AMAL

Menyiapkan amal juga termasuk salah satu bekal kita dalam menghadapi kematian. Allah 9 berfirman :

تَبَٰرَكَ ٱلَّذِي بِيَدِهِ ٱلۡمُلۡكُ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٌ ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلۡمَوۡتَ وَٱلۡحَيَوٰةَ لِيَبۡلُوَكُمۡ أَيُّكُمۡ أَحۡسَنُ عَمَلٗاۚ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡغَفُورُ 

Maha Suci Allah Yang di tangan-Nya-lah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.”

Rasulullah x bersabda dalam hadits tentang amal yang terbaik adalah amalan yang istiqomah;

اكلفوا من العمل ما تطيقون فإن خير العمل أدومه وإن قل (رواه ابن ماجه: 4230)

Laksanakanlah oleh kalian amalan semampu kalian, sesungguhnya sebaik-baik amalan adalah yang di kerjakan secara terus menerus walaupun sedikit

Terlebih-lebih melakukan amal yang terus-menerus mengalir pahalanya. Di antaranya adalah sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, serta mendidik anak menjadi shalih dan shalihah  kelak yang akan mendoakannya. Nabi x bersabda :

عن أبي هريرة أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال إذا مات الإنسان انقطع عنه عمله إلا من ثلاثة إلا من صدقة جارية أو علم ينتفع به أو ولد صالح يدعو له ( رواه مسلم : 3084)

dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Apabila salah seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah segala amalannya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfa'at baginya dan anak shalih yang selalu mendoakannya."

 

Ketiga ; BERDOA

demi membekali diri kita menghadapi kematian, marilah kita senantiasa berdoa kepada Allah untuk mendapatkan kematian yang husnul khotimah. Salah satu indikator seseorang mendapatkan husnul khotimah adalah ia mengucap “لا اله إلا الله” di akhir hayatnya. Rasullullah x bersabda ;

من كان آخر كلامه لا إله إلا الله دخل الجنة (رواه أبو داود : 2709)

Barangsiapa yang akhir perkataannya (sebelum meninggal dunia) 'LAA ILAAHA ILLALLAAH' maka ia akan masuk surga

Indikator lain, bahwa seseorang mendapat husnul khotimah adalah ia mengerjakan pekerjaan baik di akhir hayatnya. Dalam hadits yang diriwayatkan Tirmidzi, bersabda Rasulullah x ;

إذا أراد الله بعبد خيرا استعمله فقيل كيف يستعمله يا رسول الله قال يوفقه لعمل صالح قبل الموت (رواه ترمذى : 2068)

Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, maka Dia akan menggunakannya." Lalu ditanyakanlah pada beliau, "Bagaimanakah Allah menggunakannya wahai Rasulullah?" beliau menjawab: "Dia akan memberinya taufiq untuk beramal shalih sebelum dijemput kematian

Dan juga, selain berusaha dengan segenap amal shalih kita untuk mencapai husnul khotimah, kita juga harus selalu berdoa kepada Allah untuk mendapatkan husnul khotimah, seperti doa yang selalu kita baca dan dengar ;

اللهم اختم لنا بحسن الخاتمة ولاتختم علينا بسوء الخاتمة.

ya Allah, akhirkanlah hidup kami dengan husnul khatimah, dan jangan Engkau akhiri hidup kami dengan su’u khotimah”.

 

Di akhir tulisan, penulis mengucapkan belasungkawa kepada saudara-saudara muslim yang telah dipanggil Allah 9, baik dia dari kalangan pejabat(baik polisi, tentara, guru, ASN, dan lain-lain) yang telah melaksanakan tugas yang telah diamanahkan, kepada para ulama yang telah melanjutkan mewarisi ilmu-ilmu agama, kepada para da’i-da’i yang telah menyampaikan dakwah-dakwah tentang keimanan, keislaman dan keihsanan, kepada para guru dan para ustadz-ustadzah kami yang telah mengajarkan segala ilmu yang kalian miliki. Semoga mendapatkan husnul khotimah, diampunkan segala dosa-dosa dan ditempatkan di surga Allah.

Sumber : Al-Quran, Hadits Soft
Advertisement
Advertisement

Saturday, February 20, 2021

JADWAL UJIAN MADRASAH & UJIAN SEMESTER TA. 2020/2021 MTS NEGERI 4 LANGKAT

JADWAL UJIAN MADRASAH & UJIAN SEMESTER

TA. 2020/2021 MTS NEGERI 4 LANGKAT


JADWAL UM DAN US MTSN 4 LANGKAT

Penilaian Akhir Semester (PAS) yaitu penilaian yang dilakukan untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik pada akhir semester ganjil; Sedangkan Ujian Madrasah (UM) yaitu penilaian yang dilakukan untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik pada akhir jenjang pendidikan.

dan juga demi kelancaran ujian, harus ada tata tertib yang harus dipatuhi oleh peserta didik.

TATA TERTIB UJIAN PAS DAN UM




Berikut adalah jadwal PAS dan UM
TA.2020-2021






Diketahui Oleh : Kepala MTs Negeri 4 Langkat - Ahmad Saidi, S.Pd.I









Advertisement
Advertisement